Thursday, March 2, 2017

Si Bunga kuning bunga kacang tanah

Saat berkunjung ke rumah mertua di Ponorogo, aku pernah diberi sekantung besar penuh kacang tanah hasil panen mertua. Setelah sampai kembali ke rumah, beberapa butir biji kacang tanah tersebut coba ditanam oleh istri di halaman belakang. Beberapa waktu kemudian, biji-biji kacang tanah tersebut pun mulai tumbuh dan tumbuh dan tumbuh…sampai akhirnya mulai berbunga. Ternyata cantik juga si bunga kuning bunga kacang tanah ini ya

Saat berkunjung ke rumah mertua di Ponorogo, aku pernah diberi sekantung besar penuh kacang tanah hasil panen mertua. Setelah sampai kembali ke rumah, beberapa butir biji kacang tanah tersebut coba ditanam oleh istri di halaman belakang. Beberapa waktu kemudian, biji-biji kacang tanah tersebut pun mulai tumbuh dan tumbuh dan tumbuh…sampai akhirnya mulai berbunga. Ternyata cantik juga si bunga kuning bunga kacang tanah ini ya Rolling on the floor laughing

Klasifikasi ilmiah tanaman kacang tanah: Kingdom Plantae - (unranked) Angiosperms - (unranked) Eudicots - (unranked) Rosids - Order Fabales - Family Fabaceae - Subfamily Faboideae - Tribe Dalbergieae - Genus Arachis - Species Arachis hypogaea L.

Klasifikasi ilmiah tanaman kacang tanah
Kingdom Plantae
(unranked) Angiosperms
(unranked) Eudicots
(unranked) Rosids
Order Fabales
Family Fabaceae
Subfamily Faboideae
Tribe Dalbergieae
Genus Arachis
Species Arachis hypogaea L.

referensi :
- https://en.wikipedia.org/wiki/Peanut
- https://id.wikipedia.org/wiki/Kacang_tanah
Baca selengkapnya »

Wednesday, March 1, 2017

Panen cabe merah keriting di halaman belakang

Cabe merah 2-tile

Senang rasanya ketika buah-buah cabe merah keriting yang ditanam di halaman belakang rumah mulai merah dan matang. Tanaman cabe merah keriting ini awalnya berasal dari biji cabe merah keriting yang busuk dan dibuang oleh mama dede Yas ke halaman belakang. Ketika biji-biji tanaman cabe merah keriting tersebut mulai tumbuh dan membesar, mama dede Yas lalu memindahkannya ke beberapa tempat yang cukup terkena sinar matahari agar tanaman-tanaman cabe merah keriting tersebut dapat tumbuh dengan baik.

Cabe merah

Lumayan juga hasil panen cabe merah keriting ini walau tidak begitu banyak, tapi bisa sedikit menghemat pengeluaran apalagi saat harga cabe lumayan mahal ya hehehe.

Klasifikasi ilmiah Cabe merah keriting
Kingdom Plantae
(tidak termasuk) Angiospermae
(tidak termasuk) Eudikotil
(tidak termasuk) Asterids
Ordo Solanales
Famili Solanaceae
Genus Capsicum
Spesies Capsicum annuum

referensi: https://en.wikipedia.org/wiki/Capsicum_annuum

Baca selengkapnya »

Saturday, February 25, 2017

Si Burung Puyuh Liar

Ada seorag teman yang beberapa waktu lalu sempat membawakan burung puyuh liar yang berhasil ditangkapnya saat sedang bekerja. Waktu itu ia bekerja di menjadi seorang satpam di suatu daerah industri yang masih mempunyai banyak lahan kosong yang ternyata banyak didiami oleh burung puyuh liar.

Ada seorag teman yang beberapa waktu lalu sempat membawakan burung puyuh liar yang berhasil ditangkapnya saat sedang bekerja. Waktu itu ia bekerja di menjadi seorang satpam di suatu daerah industri yang masih mempunyai banyak lahan kosong yang ternyata banyak didiami oleh burung puyuh liar.

Sayangnya si burung puyuh liar ini sangat takut dengan kehadiran orang disekitarnya. Ketika didekati, burung puyuh liar ini akan langsung melompat dan berusaha terbang ke sana ke mari sehingga akhirnya kepalanya menjadi luka-luka dan berdarah. Karena kasihan melihat kondisinya dan juga tidak tahu bagaimana merawatnya, akhirnya si burung puyuh liar ini pun dilepaskan.

Sayangnya si burung puyuh liar ini sangat takut dengan kehadiran orang disekitarnya. Ketika didekati, burung puyuh liar ini akan langsung melompat dan berusaha terbang ke sana ke mari sehingga akhirnya kepalanya menjadi luka-luka dan berdarah. Karena kasihan melihat kondisinya dan juga tidak tahu bagaimana merawatnya, akhirnya si burung puyuh liar ini pun dilepaskan.


Klasifikasi ilmiah burung puyuh
Kingdom Animalia
Filum Chordata
Kelas Aves
Ordo Galliformes
Famili Phasianidae
Subfamili Perdicinae
Genus Coturnix Garsault, 1764
Spesies Coturnix sp.

referensi:
- https://id.wikipedia.org/wiki/Burung_puyuh
- https://en.wikipedia.org/wiki/Coturnix
- https://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_quail

Baca selengkapnya »

Sunday, February 19, 2017

Wow ada cacing tanah besar keluar dari tanah

Beberapa waktu lalu, setelah hari hujan, dede Yas menghampiri papanya yang sedang asik nongkrong jaga warung. "Pa, ada cacing, ayo sini lihat!” kira-kira begitu katanya. Akhirnya sang papa pun beranjak bangun dan mengikuti ke arah mana dede Yas berjalan. Ternyata benar, di sebuat sudut yang ada di halaman belakang, tampak seekor cacing tanah dengan ukuran yang cukup besar merayap keluar dari dalam tanah.

Beberapa waktu lalu, setelah hari hujan, dede Yas menghampiri papanya yang sedang asik nongkrong jaga warung. "Pa, ada cacing, ayo sini lihat!” kira-kira begitu katanya. Akhirnya sang papa pun beranjak bangun dan mengikuti ke arah mana dede Yas berjalan. Ternyata benar, di sebuat sudut yang ada di halaman belakang, tampak seekor cacing tanah dengan ukuran yang cukup besar merayap keluar dari dalam tanah.

Cacing tanah dengan ukuran besar seperti terlihat pada gambar memang sudah sering papanya dede Yas temui disekitar halaman belakang terutama jika ia sedang menggali tanah untuk menanam atau mengubur sesuatu. Sementara mamanya dede Yas yang melihat cacing tersebut merasa jijik dan tidak mau mendekat.

Cacing tanah dengan ukuran besar seperti terlihat pada gambar memang sudah sering papanya dede Yas temui disekitar halaman belakang terutama jika ia sedang menggali tanah untuk menanam atau mengubur sesuatu. Sementara mamanya dede Yas yang melihat cacing tersebut merasa jijik dan tidak mau mendekat.

Cacing tanah hidup didalam terowongan di dalam tanah dimana mereka juga menyeret daun serta sisa-sisa tanaman ke dalam tanah yang memungkinkan udara masuk melalui jalan yang mereka buat. Lubang yang di buat oleh cacing tanah tersebut menyebabkan tanah menjadi lebih subur sehingga akar tanaman lebih cepat berkembang.

Dari sebuah situs, papanya dede Yas menemukan beberapa hal-hal / fakta yang menarik dari cacing tanah ya, diantaranya adalah:

- Cacing tanah hidup didalam terowongan di dalam tanah dimana mereka juga menyeret daun serta sisa-sisa tanaman ke dalam tanah yang memungkinkan udara masuk melalui jalan yang mereka buat. Lubang yang di buat oleh cacing tanah tersebut menyebabkan tanah menjadi lebih subur sehingga akar tanaman lebih cepat berkembang.

- Cacing tanah hanya memakan sesuatu yang pernah hidup (makhluk hidup yang telah mati).

- Jika cacing tanah kehilangan atau terpotong salah satu ujung bagian tubuhnya, maka akan tumbuh penggantinya.

- Walau ada lebih dari 6.000 spesies cacing tanah, tetapi ternyata hanya beberapa jenis cacing tanah saja yang membantu pengomposan.

- Cacing merupakan hewan "hermaprodite" yakni hewan yang mempunyai alat kelamin jantan dan betina. Walaupun cacing mempunyai kelamin ganda, cacing tetap melakukan perkawinan dan menghasilkan kokon atau kepompong yang berisi lima atau lebih telur beserta sperma yang dibentuk saat fertilisasi (proses pembuahan). Kokonnya berbentuk seperti buah jeruk dengan ukuran kecil.

- Bayi dari cacing tanah setelah menetas dapat langsung hidup mandiri.

- Cacing tanah tidak memiliki paru-paru dan menggunakan kulitnya untuk bernafas.

- Fosil cacing yang mirip dengan cacing tanah, telah ditemukan di bebatuan diperkirakan berusia 600 juta tahun yang lalu.

- Cacing merupakan hewan berdarah dingin, tubuh cacing terdiri atas 80 % air.

- Di kondisi yang sesuai serta makanan yang cukup, Cacing tanah dalam sehari bisa makan sampai separuh dari berat tubuhnya.

- Walaupun cacing termasuk jenis hewan invertebrata yang tidak mempunyai tulang dan rangka, tetapi cacing tetap memerlukan kalsium untuk diet sehat mereka. Tanpa kalsium cacing akan akan sakit.

- Gerakan tubuh cacing hanya dilakukan oleh otot sirkular yang berbentuk cincin serta otot yang memanjang dalam tubuh mereka yang meregang kemudian berelaksasi secara bergantian. Gerakan dari ke-2 jenis otot ini memungkinkan cacing bergerak di dalam tanah yang lembab dan basah.

- Cacing tanah menghasilkan kotoran yang mirip seperti tanah yang banyak mengandung unsur hara yang sangat diperlukan oleh tumbuhan. Oleh karena itu keberadaan cacing tanah sangat membantu menyuburkan tanah.

- Tempat tinggal yang disukai cacing tanah adalah tanah yang lembab, basah dan gelap. Maka jangan heran jika cacing tanah sering ditemukan di bawah batu atau tanaman lapuk. Sebagian lagi menyukai tempat hidup seperti kotoran kuda serta sapi karena banyak mengandung makanan untuk mereka.

- Cacing tanah membenci makanan yang bersifat asam misalnya jeruk dan nanas. Cacing tanah akan pergi jika di sekitar tempatnya tinggal terdapat makanan yang bersifat asam.

- Cacing tanah bisa berumur sampai 4 tahun, asalkan berada dengan kondisi lingkungan yang sesuai atau baik. Walaupun demikian, di alam bebas, hewan ini biasanya hanya dapat hidup kurang lebih selama dua tahun. Hal ini dikarenakan adanya cuaca ekstrim misalnya musim kemarau yang panjang atau banjir, adanya pemangsa atau predator dan kekurangan makanan.

- Karena memiliki kulit yang tipis, cacing tanah tidak tahan terhadap radiasi sinar ultra-violet matahari.

Ternyata cacing tanah dapat digunakan untuk pengobatan

Dari situs yang lain, ternyata ada catatan mengenai manfaat cacing tanah untuk kesehatan ya. Ternyata cacing tanah dapat digunakan untuk mengobati antara lain:

- Penyembuhan tifus. Tifus di akibatkan dari pertumbuhan bakteri salmonella dalam organ pencernaan kita. Dengan mengkonsumsi cacing tanah ternyata mampu untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab tifus tersebut. Cara mengkonsumsinya bisa di rebus dahulu lalu di buat bubuk cacing tanah yang nantinya di minum bersama madu. Cara pengobatan tersebut di afirmasi oleh ahli farmakologi.

- Obat Diare. Diare adalah penyakit yang cukup lazim di alami setiap orang. Cacing tanah sebagai salah satu obat tradisional bisa menyembuhkan penyakit diare ini. Sifat cacing tanah menjadi antibakteri bagi bakteri E.Coli dan shigella yang  menjadi penyebab diare.

- Melancarkan Sirkulasi darah. Cacing tanah memiliki enzim yang mampu untuk menghancurkan lemak jahat di system sirkulasi darah kita. Sehingga system peredaran darah kita akan menjadi lebih lancar. Itulah mengapa cacing tanah juga digunakan untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi dan stroke.

- Melancarkan Pencernaan. Cacing tanah seperti diketahui mengandung banyak protein yang membantu proses aktivitas biologis tubuh. Kandungan enzim, seluosa, dan katalisator yang di butuhkan tubuh untuk proses metabolisme banyak terdapat di dalam tubuh cacing tanah. Oleh sebab itu secara tidak langsung, cacing tanah mampu membantu melancarkan sistem pencernaan.

- Antipiretik. Ekstrak cacing tanah mengandung nitrogen dengan sifat basa. Kandungan tersebut dapat membantu mengurangi demam tinggi pada penyakit seperti tifus. Bahkan, riset IPB menunjukkan bahwa dengan menggunakan cacing tanah lebih efektif untuk mengurangi demam daripada menggunakan bahan kimia seperti parasetamol yang ada efek sampingnya.

- Menenangkan syaraf. Pheretima yang terdapat dalam cacing tanah mempengaruhi system saraf manusia. Efeknya, kita akan merasa tenang, rasa sakit  berkurang, dan kejang-kejang bisa dihentikan. Sehingga, konsumsi cacing tanah cukup tepat saat dalam kondisi sakit gigi, pusing, atau kondisi rematik yang mana kita merasa sakit luar biasa di bagian tubuh tertentu.

- Meningkatkan energi. Cacing tanah mengandung taurin yang mampu meningkatkan proses metabolism lemak yang kemudian di ubah menjadi ATP atau energy. Efek tersebut berlaku bagi siapa saja termasuk bagi wanita yang sedang menjalani program diet.

- Menyembuhkan luka. Cacing tanah mengandung asam arakidonat yang berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan sel-sel baru. Kondisi tersebut baik untuk proses penyembuhan luka yang membutuhkan pergantian sel mati menjadi sel-sel baru.

- Meningkatkan nafsu makan. Di sadari atau tidak, cacing tanah mengandung banyak protein dimana adanya kandungan enzim yang membantu proses metabolism dalam tubuh. Itu akan membuat system pencernaan kita berjalan dengan baik dan dikondisikan tetap merasa nyaman. Kondisi organ pencernaan yang terjaga fungsinya akan menstimulus dorongan pola makan yang proporsional yang dibutuhkan tubuh.

Saran konsumsi cacing tanah: Cacing tanah memang hewan yang menjijikkan jika dilihat dari habitatnya. Sehingga perlu cara pengolahan yang baik sebelum kita mengkonsumsinya. Pertama kita perlu membersihkan kotoran di dalam perutnya dengan membelah perutnya. Selanjutnya di cuci hingga bersih dan direbus hingga mendidih. Air hasil rebusan cacing tanah bisa di minum sebagai obat. Tubuh cacing tanah biasanya di buat bubuk dan kemudian di minum dengan madu sekitar 3 gelas per harinya.

Wah ternyata hebat juga si cacing tanah ini ya. Papanya dede Yas jadi inget kalau ternyata dia dulu juga pernah mengkonsumsi cacing tanah yang katanya dibakar, lalu ditumbuk dan dicampur dengan jamu saat sedang sakit tifus ya. Rasanya benar-benar tidak enak, seperti lumpur mungkin ya hehehe, tetapi karena untuk pengobatan, akhirnya diminum juga…hoekkk..

aIMG_0408

Untuk informasi mengenai klasifikasi ilmiah dari cacing tanah ini bisa dilihat antara lain di:
- https://id.wikipedia.org/wiki/Cacing_tanah
- https://en.wikipedia.org/wiki/Earthworm
- https://en.wikipedia.org/wiki/Lumbricus_terrestris

Baca selengkapnya »

Saturday, February 18, 2017

Masak Ikan Gurame Goreng

aIMG_0440-horz

Selain memelihara ikan gurame yang jinak di kolam kecil yang ada di rumah di Jonggol, ada juga beberapa ekor ikan gurame yang di pelihara di kolam yang ada di rumah eyangnya kaka Dai dan dede Yas di Pasar Rebo. .

Beberapa waktu lalu, salah seekor dari 3 ekor ikan gurame yang ada di kolam ikan di rumah eyang tersebut di tangkap dan digoreng oleh mamanya dede Yas…yummy…

Baca selengkapnya »

Si Ikan Gurame yang jinak

Karena punya kolam kecil didekat dapur, akhirnya jadi suka membeli dan memelihara ikan ya, terutama ikan-ikan hias kecil seperti ikan guppy atau cupang. Beberapa waktu lalu akhirnya mencoba untuk memelihara anakan gurame. Dari beberapa ekor, akhirnya cuma tersisa satu saja yang terus tumbuh besar.

Karena punya kolam kecil didekat dapur, akhirnya jadi suka membeli dan memelihara ikan ya, terutama ikan-ikan hias kecil seperti ikan guppy atau cupang. Beberapa waktu lalu akhirnya mencoba untuk memelihara anakan ikan gurame (Osphronemus goramy). Dari beberapa ekor yang awalnya dibeli, akhirnya cuma tersisa satu ekor ikan gurame saja yang terus tumbuh besar.

Mungkin karena terbiasa melihat orang, akhirnya ikan gurame itu pun menjadi cukup jinak sehingga mau mengambil makanan berupa daun langsung dari tangan.

Mungkin karena terbiasa melihat orang, akhirnya ikan gurame itu pun menjadi cukup jinak sehingga mau mengambil makanan berupa daun langsung dari tangan. Dede Yas kadang suka memberi makanan berupa daun kangkung atau daun ubi kepada si ikan gurame yang jinak tersebut ya.

dede Yas dan ikan gurame


Klasifikasi ilmiah ikan Gurame
Kerajaan Animalia
Filum Chordata
Kelas Actinopterygii
Ordo Perciformes
Famili Osphronemidae
Genus Osphronemus
Spesies Osphronemus goramy Lacépède, 1801

Nama lokal ikan gurame antara lain: gurami, gurame (Sunda), grameh (Jawa)
Nama ikan gurame dalam bahasa Inggris: giant gourami

referensi:
- https://en.wikipedia.org/wiki/Giant_gourami
- https://id.wikipedia.org/wiki/Gurami

Spesies Osphronemus goramy Lacépède, 1801

Baca selengkapnya »

Monday, February 13, 2017

Bunga Eceng gondok

Cantiknya bunga eceng gondok

Pada suatu hari, saat mengajak anak bermain ke sebuah rawa yang berada tidak jauh dari rumah eyangnya kaka Dai dan dede Yas, eh ternyata disana sedang musim berbunga-nya tanaman air si eceng gondok. Bunga-bunga tanaman air eceng gondok tampak banyak bermekaran di beberapa tempat di rawa tersebut. Tanaman air eceng gondok yang punya nama latin / nama ilmiah Eichhornia crassipes ini memang berkembang dengan cepat di rawa tersebut ya. Kalau saja tidak pernah dibersihkan, bisa-bisa rawa tersebut akan tertutupi oleh tanaman air eceng gondok ini.

Cantiknya bunga eceng gondok 2

Tanaman air eceng gondok yang punya nama lokal antara lain kelipuk (Palembang), ringgak (Lampung), ilung-ilung (Dayak), tumpe (Manado) dan nama dalam bahasa Inggris (common) water hyacinth ini, selain bunganya yang cukup cantik, ternyata merupakan salah satu tanaman yang mempunyai manfaat sebagai untuk kesehatan juga ya, dapat menjadi obat herbal antara lain untuk: mengobati sakit gigi, mengobati tenggorokan panas, mengatasi sakit perut, sebagai obat asma, mengeringkan bisul, mengobati gatal pada kulit, sebagai obat biduran, mengatasi kencing tidak lancar, memperbaiki fungsi hati, mengobati penyakit maag, meredakan deman dan panas pada anak-anak.

Cantiknya bunga eceng gondok 3

Selain bisa menjadi obat herbal, tanaman air eceng gondok ini juga mempunyai manfaat lain seperti menjadi pakan ternak (misalnya menjadi pakan untuk bebek, itik, kambing, ikan lele, nila), bisa menjadi pupuk organik, bahan bakar biogas, penjernih air alami, penyerap logam berat, dan dapat menjadi bahan untuk kerajinan tangan dan furniture.

Cantiknya bunga eceng gondok 4

Namun selain hal yang positif, ada juga hal negatifnya ya. Karena pertumbuhan tanaman air eceng gondok sangat cepat, jika tidak terkontrol, ia dapat mematikan kehidupan biota air dibawahnya karena tanaman air eceng gondok akan menghambat masuknya sinar matahari ke dalam air sehingga kadar oksigen dalam air pun dapat berkurang. Selain itu eceng gondok yang mati akan mengendap ke dasar danau atau rawa sehingga dapat menyebabkan pendangkalan danau atau rawa. Eceng gondok pun dapat menjadi sarang penyakit karena adanya bakteri ataupun hewan bervirus yang tumbuh dan tinggal di tumpukan eceng gondok, terutama yang tumbuh liar, yang dapat menyebabkan beberapa penyakit.

Cantiknya bunga eceng gondok 5

referensi:
- https://id.wikipedia.org/wiki/Eceng_gondok
- https://en.wikipedia.org/wiki/Eichhornia_crassipes
- http://www.tanobat.com/eceng-gondok-ciri-tanaman-serta-khasiat-dan-manfaatnya.html
- http://tradisioanal-obat.blogspot.co.id/2016/05/11-manfaat-eceng-gondok-untuk-kesehatan.html
- http://manfaat.co.id/9-manfaat-eceng-gondok-bagi-ternak-ikan-dan-manusia

Baca selengkapnya »

Pageviews minggu ini